<$BlogRSDURL$>

Binarnajla

menari di pelangi aksara



Lilypie Baby Ticker

Tuesday, October 21, 2003

namanya pak arif... 

namanya pak arif...orangnya tinggi kurus dengan kulit kecoklatan. rambutnya sudah menipis tapi masih belum tampak uban disana. biasanya disisir rapi dengan cream. pada wajahnya sudah tampak keriput namun sinar kebapakan dan kesabaran terpancar kuat. bicaranya halus. hampir sepanjang usia dewasanya dihabiskannya untuk mengajar anak-anak. hingga akhirnya ia diangkat sebagai kepala sekolah. pergi pulang mengajar ia kendarai honda bebeknya. terlalu canggung untuk tubuhnya yang tinggi dan kurus itu. selain menjadi kepala sekolah, ia juga petugas "perpustakaan" yang ia dirikan tepat di depan meja kerjanya. yang disebut sebagai perpustakaan itu tak lebih dari rak dari besi siku yang bisa dipasang bongkar dan diberi triplek sebagai rak untuk meletakkan buku. mungkin tidak lebih dari seratus buku atau bahkan mungkin cuma duapuluh lima buku yang ada disitu. tapi, dengan semangat seorang anak esde kelas lima aku kerap menyambaginya. memilih-milih buku, mengambilnya dua buah yang menurutku menarik lalu menyerahkannya ke pak arif agar dicatat di kartu peminjamanku. sampai suatu waktu tak ada lagi buku yang menarik bagiku karena sudah kubaca semua. buku kisah perjuangan adalah favoritku waktu itu. maka beralihlah aku membaca petualangan tintin, tanguy dan laverdure, winnetou dan old shatterhand...dan komikkomik lain yang dimiliki oleh teman-temanku. kini aku sedang memulai, dengan niat tentunya, akan membuatkan "perpustakaan" untuk najla. mungkin dengan rak besi seperti pak arif mulai...insyaAlloh...

|

asal mula kita... 

Di kitab Al Qur’an ada menyebutkan bahwa asal kejadian manusia terdiri dari 7 (tujuh) macam kejadian. Agar diketahui juga oleh saudara-saudara yang hadir disini, saya sebutkan susunan ayat-ayatnya satu demi satu, sebagaimana yang saudara bacakan artinya tadi.
Pertama: Di surat Ar Rahman ayat 14: "Dia (Allah) menjadikan manusia seperti tembikar, (tanah yang dibakar)". Yang dimaksudkan dengan kata "Shal-shal" di ayat ini ialah : Tanah kering atau setengah kering yakni "Zat pembakar" atau Oksigen.
Kedua: Di ayat itu disebutkan juga kata "Fakhkhar", yang maksudnya ialah "Zat Arang" atau Carbonium.
Ketiga: Di surat Al Hijr, ayat 28: "dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat; sesungguhnya Aku (Allah) hendak menciptakan seorang manusia (Adam) dari tanah kering dan lumpur hitam yang berbentuk (berupa)" . Di ayat ini. Tersebut juga "shal-shal", telah saya terangkan, sedangkan kata "Hamaa-in" di ayat tersebut ialah "Zat Lemas" atau Nitrogenium.
Keempat: Di surat As Sajadah ayat 7: "Dan (Allah) membuat manusia berasal dari pada "tanah"". Yang dimaksud dengan kata "thien" (tanah) di ayat ini ialah "Atom zat air" atau Hidrogenium.
Kelima: Di Surat Ash Shaffaat ayat 11: "Sesungguhnya Aku (Allah) menjadikan manusia dari pada Tanah Liat". Yang dimaksud dengan kata "lazib" (tanah liat) di ayat ini ialah "Zat besi" atau ferrum.
Keenam: Di Surat Ali Imran ayat 59: " Dia (Allah) menjadikan Adam daripada tanah kemudian Allah berfirman kepadanya "jadilah engkau, lalu berbentuk manusia". Yang dimaksud dengan kata "turab" (tanah) di ayat ini ialah: "Unsur-unsur zat asli yang terdapat di dalam tanah" yang dinamai "zat-zat anorganis".
Ketujuh: Di surat Al Hijr ayat 28: "Maka setelah Aku (Allah) sempurnakan (bentuknya), lalu Kutiupkan ruh-Ku kepadanya (Ruh daripada-Ku)"
Ketujuh ayat Al Qur’an yang saya baca ini Allah telah menunjukkan tentang proses kejadiannya Nabi Adam sehingga berbentuk manusia, lalu ditiupkan ruh kepadanya sehingga manusia bernyawa (bertubuh jasmani dan rohani). Sebagaimana disebutkan pada ayat yang keenam tentang kata "turab" (tanah) ialah zat-zat asli yang terdapat didalam tanah yang dinamai zat anorganis. Zat Anorganis ini baru terjadi setelah melalui proses persenyawaan antara "Fakhkhar" yakni Carbonium (zat arang) dengan "shal-shal" yakni Oksigenium (zat pembakar) dan "hamaa-in" yaitu Nitrogenium (zat lemas) dan Thien yakni Hidrogenium (Zat air).
Jelasnya adalah persenyawaan antara:
1. Fachchar (Carbonium = zat arang) dalam surat Ar Rahman ayat 14.
2. Shalshal (Oksigenium = zat pembakar) juga dalam surat Ar Rahman ayat 14.
3. Hamaa-in (Nitrogenium = zat lemas) dalam surat Al Hijr ayat 28 4. Thien (Hidrogenium = Zat Air) dalam surat As Sajadah, ayat 7. Kemudian bersenyawa dengan zat besi (Ferrum), Yodium, Kalium, Silcum dan mangaan, yang disebut "laazib" (zat-zat anorganis) dalam surat As Shafaat ayat 11. Dalam proses persenyawaan tersebut, lalu terbentuklah zat yang dinamai protein. Inilah yang disebut "Turab" (zat-zat anorganis) dalam surat Ali Imran ayat 59. Salah satu diantara zat-zat anorganis yang terpandang penting ialah "Zat Kalium", yang banyak terdapat dalam jaringan tubuh, teristimewa di dalam otot-otot. Zat Kalium ini dipandang terpenting oleh karena mempunyai aktivitas dalam proses hayati, yakni dalam pembentukan badan halus. Dengan berlangsungnya "Proteinisasi", menjelmakan "proses penggantian" yang disebut "Substitusi". Setelah selesai mengalami substitusi, lalu menggempurlah electron-electron cosmic yang mewujudkan sebab pembentukan (Formasi), dinamai juga "sebab ujud" atau Causa Formatis.
Adapun Sinar Cosmic itu ialah suatu sinar mempunyai kemampuan untuk merubah sifat-sifat zat yang berasal dari tanah. Maka dengan mudah sinar cosmic dapat mewujudkan pembentukan tubuh manusia (Adam) berupa badan kasar (jasmaniah), yang terdiri dari badan, kepala, tangan, mata, hidung telinga dan seterusnya. Sampai disinilah ilmu pengetahuan exact dapat menganalisa tentang pembentukan tubuh kasar (jasmaniah, jasmani manusia/Adam). Sedangkan tentang rohani (abstract wetenschap) tentu dibutuhkan ilmu pengetahuan yang serba rohaniah pula, yang sangat erat hubungannya dengan ilmu Metafisika.
Cukup jelas tentang ayat-ayat Al Qur’an yang saudara sangka berselisih antara satu ayat dengan ayat yang lain dalam hal kejadian manusia (Adam), pada hakikatnya bukanlah berselisih, melainkan menunjukkan proses asal kejadian tubuh jasmani Adam (visible), hingga pada badan halusnya (invisible), sampai berujud manusia. Apakah belum jelas penafsiran ayat-ayat Al Qur’an yang saya sampaikan pada saudara? Kalau ada waktu saya akan terangkan juga proses asal kejadian tubuh rohani dari segi ilmu metafisika.

Dikutip dari Buku Dialog Ketuhanan Yesus oleh KH. Bahaudin Mudhary

|

Thursday, October 16, 2003

pake botol? apa pake gelas? 

mau maem apel, apa pepaya?... tanya ummi.....
paya... jawab najla.
mau maem pepaya apa apel?... ulang ummi dibalik.
paya... jawab najla tak berubah.
mau pepaya apa apel?... tambah ummi coba mempengaruhi.
paya... kata najla cuek sambil mainkan puzzlenya.
najla sepertinya punya memory yang kuat, serta cepat sekali meniru kata yang diucapkan oleh kami. terkadang karena umminya kaget suka terucap kata latah. dengan sertamerta najla mengulanginya. bedanya kalau dulu lafalnya belum sempurna, sekarang sudah hampir sempurna. maka kami harus berhati-hati untuk tidak berucap sembarang kata saat terkaget, kalau tidak mau lebih terkaget-kaget lagi.
pagi ini...saat najla ditanya umminya mau minum susu pakai apa...
pake gelas yang ada sedotan apa pake botol?.. tanya ummi.
gelas yang ada sedotannya!.. jawab najla dengan logat khas anak kecil.
pake botol apa pake gelas yang ada sedotannya?... tanya ummi lagi.
pake gelas yang ada sedotannya!... jawab najla tangkas tanpa jeda untuk berpikir dahulu.... tinggal abhinya yang sedang memangkunya saja yang menggelengkan kepala... najla-najla...

|

Wednesday, October 15, 2003

lagu dari saudara tua... 

konon waktu saudara tua kita - jepang - menjajah (lho saudara tua kok menjajah ya...) negara kita, mereka meninggalkan sebuah lagu perpisahan saat akhir kekuasaan mereka telah dekat. begitu cerita guru kami ...pak suyachman...yang selalu tampil rapi dengan rambut ber-brylcream dan disisir rapi kesamping, mengingatkanku pada seorang menteri yang kerap kali berkata menurut petunjuk bapak presiden. beliau salah satu guru di esde kami, yang kami sayangi. disamping mengajar bahasa indonesia, beliau sering juga mengajak kami menyanyi waktu pelajaran kesenian tiba. dan beliau juga wali kelas kami yang hampir tak pernah marah pada kami. entah apakah karena kelakuan kami yang manis-manis (hihihi...aku juga ragu apakah benar begitu), tapi yang pasti beliau memang seorang bapak yang penyabar. lagu dari saudara tua itu dalam bahasa indonesia, tapi diucapkan dengan logat jepang yang mengubah el menjadi er, ge menjadi je dan pengucapan lain khas orang jepun. syairnya demikian;

soramato jaran, sampai ketemu raji
sapu tangan yang kau kasih
sebagai tando mato
ailomato barorirang sirih bukan keparang
rambaian sapu tangan sora mato jaran


kira-kira bisa kan menerjemahkan ke bahasa indonesia yang baik dan benar?...kalau aku menyanyikannya di rumah, umminya najla suka melarangnya. katanya takut najla ikutan salah mengucapkan kata dengan benar. padahal mungkin alasannya yang sebenarnya karena suara ku yang bariton ini tak lebih baik dari bintang iklan pewangi pakaian di tivi itu. jadi mohon maaf aku belum pede menyanyikannya untuk kalian. mungkin kalau nanti kita ketemu pak yachman, kita bisa bersama belajar menyanyikan lagu itu. bagaimana?...

|

Tuesday, October 14, 2003

ngempeng... 

mungkin di antara kita pernah mengalaminya, tentu kalau masih ingat. di saat kita dulu masih batita dan menyusu asi ibunda kita atau susu botol, biasanya memiliki kebiasaan tertentu yang khas yang disebut orang ngempeng. konon aku dahulu - menurut cerita pengasuhku - kalau sedang digendong saat menyusu botol atau dininabobokan waktu mau tidur suka ngempeng rambut pengasuhku itu. rambutnya yang agak keriting selalu jadi korban karena kupilin-pilin hingga kadang kusut seperti rambut kaum rasta. ada adikku yang mengempeng dengan mengelus-elus pipi atau dagu bundanya. lainnya ada yang suka memainkan baju pengasuhnya. kalau najla ngempengnya suka menarik-narik rambut umminya - mungkin nurun aku ya. kadang sampai rontok juga beberapa helai karena ia tarik dengan sekuat tenaga. kalau sudah begitu ummi jadi memarahi najla. soal posisi menyusui, makin besar makin banyak saja gayanya. lasak sekali najla... bagaimana kamu? masih ingatkah akan hal itu???

|

Thursday, October 09, 2003

kotak kaca... 

benarkah kotak kaca bergambar dan bersuara berguna bagi anak-anak kita...aku kok sudah tak percaya.... bagaimana kamu???

|

Wednesday, October 08, 2003

alim...alim...alim.... 

sebelum tidur najla biasanya akan salaman dulu. dahulu masih dingatkan. sekarang sudah tidak lagi. bahkan najla yang minta...alim...alim...abhi...alim....sambil menyorongkan tangannya padaku. tapi ketika kuangsurkan tangan untuk membalasnya, cepat-cepat ditariknya tangannya kemudian berguling ke sudut tempat tidur dengan binar mata menggoda. begitu berulang-ulang. kadang aku pura-pura diam tak menanggapi uluran tangannya. maka jemari tangannya disinggungkannya ke tanganku. lalu ketika kutangkap tangan mungil itu dan kugengam erat, najla berusaha melepas tangannya karena ingin menjauh meringkuk di tempat favoritnya. disudut sana. maka teriaklah ia...abhi...abhi...abhi... najla-najla kamu umur berapa sich???

|

Tuesday, October 07, 2003

tik tik tik 

tik tik tik bunyi ujan di atas genteng, airnya turun tidak terkira, cobalah tengok dahan dan ranting.... pohon dan kebun basah semua... lagu itu ternyata salah satu media pembelajaran yang efektif untuk anak. membawa suasana gembira, mengajar mengucap kata, mengenal ritme dan nada serta muatan pengetahuannya. seperti lagu turun hujan tadi. atau lagu lihatlah sebuah titik jauh ditengah laut...jelas lagu ini membantu menjelaskan kalau bumi itu bulat. dan banyak tema lainnya yang punya muatan bagus. najla suka menyanyikan lagu berdasar apa yang dia temui/alami. kalau bertemu ayam najla akan mengajak menyanyi kukukuruyuk....kalau mendengar cicak berdecak...ia akan mengajak menembang cicak di dinding... terkadang kalau mau tidur ia mengajak menyanyi semua lagu yang telah dikenalnya, tak mau mengulang yang sudah dinyanyikan. sampai-sampai umminya kehabisan bahan dan bibirnya berasa meniran. untung sebelum benar-benar kehabisan... najla sudah keburu kehabisan tenaga melawan kantuknya...uffff...akhirnya...:)

|

Monday, October 06, 2003

buwang sampah.... 

awalnya mungkin karena melihat kami. atau kami pernah mengajarinya tapi persisnya kapan kami lupa. . hingga pada suatu waktu, di halaman pada suatu tempat di depok, dibawah kerindangan pohon ketapang, asyik sekali ia menunjuki daun-daun kuning kecoklatan yang mengering....sampah!...sampah!...sambil memungutinya satu persatu. karena tempat sampahnya setinggi pinggang orang dewasa, ia harus kuangkat supaya bisa memasukkan dedaunan tersebut. najla rajin sekali memungut sesuatu yang tercecer yang dianggapnya sampah untuk dibuang ke tempat sampah. hingga suatu ketika, saat ia kami ajak ke blok m untuk mencari ganti kaus dan celananya yang mulai kesempitan....najla dengan antusias berseru....sampah!...sampah!....sampah!...dengan mata berbinar dan tangan menunjuk-nunjuk...segera saja ia kuaamankan dalam gendongan mengajaknya mengamati obyek lainnya. tahu sendirikan yang namanya pasar???...dimana-mana bertebaran sampah aneka rupa....bisa-bisa...#@%&$

|

Friday, October 03, 2003

matanya itu 

matanya itu,... langsung menyelidik. penuh rasa ingin tahu dan seakan tak mau melewatkan seincipun detil yang ia perhatikan. dan aku menoleh, baru tahu kalau ia memperhatikanku sejak tadi. dan segeralah kusudahi atraksiku yang tidak lazim itu. najla pemerhati yang baik. bila melihat kami beratraksi diluar biasanya maka mata bulatnya akan berpendar mengamat-amati. memang, katanya anak-anak adalah pengamat dan pencontoh yang terbaik. seperti karet busa, ia akan menyerap segala yang diamatinya.

|

[naik?]